Tanghulu Agar Kehidupan Terasa Lebih Manis

Setiap orang pasti mendambakan hal-hal yang manis, maka dari itu Etnis Tionghoa percaya bahwa menyajikan Tanghulu akan membawa kehidupan terasa lebih manis. Tanghulu adalah manisan yang berasal dari buah-buahan yang dikristalkan.

Selengkapnya

Lontong Cap Go Meh

Hidangan yang satu ini dipercaya sebagai adaptasi Budaya Tionghoa terhadap masakan lokal Indonesia, selain bakso, mie goreng, lumpia, dan siomay. Lontong Cap Go Meh adalah makanan yang disajikan saat perayaan Cap Go Meh, atau 15 hari setelah Tahun Baru Imlek.

Selengkapnya

Lontong Tuyuhan

Keragaman kekayaan kuliner bangsa Indonesia tak perlu diragukan lagi. Diantaranya adalah keragaman jenis lontong opor ayam telah ada bersama masyarakat Indonesia sejak lama.

Selengkapnya

Nasi Gandul

Nasi Gandul adalah makanan khas daerah Pati – Jawa Tengah. Penyajian Nasi Gandul sangatlah unik, dengan cara disajikan di atas piring yang telah dilapisi oleh daun pisang, kemudian diisi oleh nasi, baru setelah itu diberi kuah dan potongan daging sapi.

Selengkapnya

Festival Dongzhi/Winter Solstice

Kalender peranakan mencatat festival Dongzhi/Winter Solstice sebagai festival terakhir dari seluruh rangkaian perayaan pada penanggalan Tionghoa. Pada tahun ini, Dongzhi Festival jatuh pada tanggal 22 Desember 2015, yang merupakan hari terpendek dengan malam terpanjang sepanjang tahun.

Selengkapnya

Cirebon Kota 3 Budaya

Bukan tanpa sebab Tur Budaya Aspertina yang pertama memilih Cirebon sebagai kota tujuan. Lokasinya yang tidak terlalu jauh dari Jakarta, serta akses yang mudah tentunya menjadi salah satu pertimbangan pemilihan kota Cirebon.

Selengkapnya

Kue Pepe

Kue pepe merupakan salah satu makanan tradisional Betawi. Kue ini unik karena dibuat dari beberapa lapis warna sehingga sering disebut juga kue lapis. Selain itu, kue ini juga sering disajikan dalam acara perayaan dalam tradisi Tionghoa.

Selengkapnya

Tauge Goreng

Tauge goreng adalah makanan khas Bogor, Jawa Barat. Walau ada juga tauge goreng ala Betawi yang juga cukup terkenal. Dalam bahasa aslinya tauge disebut dengan dòu yá (baca: tou ya) yang secara harafiah berarti "tunas kacang". Dalam dialek Hokkian berbunyi tau ge.

Selengkapnya

Seni kuliner Peranakan Tionghoa di Indonesia sangat khas

Buku terbitan Kompas ini mengulas kuliner Nusantara yang dipengaruhi Peranakan Tionghoa Indonesia yang sudah berlangsung lama. Asimilasi dan akulturasi panjang ini mengahasilkan makanan – makanan unik yang tidak akan didapat di luar Indonesia

Selengkapnya

Catatan Perjalanan Imlek 2011 (3 – habis)

Kami semua bangun agak siang. Sungguh malas keluar dari tumpukan selimut hangat. Sarapan sudah tersedia di meja makan. Mama mertua bangun lebih pagi dan menyiapkan sarapan orang serumah. Sarapan berlangsung hangat sambil makan sambil bertukar cerita dengan asik.

Selengkapnya

Sekretariat Aspertina
EightyEight@Kasablanka Building Floor 32nd Unit A
Jl. Casablanca Raya Kav. 88
Jakarta 12870. INDONESIA

Phone :+62 21-29820200. Fax : +62 21-29820144

Copyrights © 2011-2016. Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia. All Rights Reserved.