Artikel Lainnya

Batik Pesisir, Dan Sejuta Cerita Di Balik Namanya

Mar 26, 2018

Batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan. Jika sebuah batik biasanya dinamakan dengan nama tempat asal pembuatannya, seperti Batik Solo, Batik Jogja, lain cerita dengan Batik Pesisir. Batik Pesisir merupakan sebutan untuk kain batik yang berasal dari berbagai daerah di kawasan pesisir pantai. Seperti Cirebon, Tuban, Pekalongan, Lasem, dll. Perbedaan warna dan motif juga menjadi alasan mengapa batik dari daerah tersebut digolongkan menjadi bagian dari Batik Pesisir.

Batik Pesisir mempunyai motif yang lebih hidup, mungkin karena gambar-gambar yang dilukiskan adalah gambar-gambar makhluk hidup seperti tanaman, bunga atau binatang tertentu. Juga warna yang kalem tidak menjadi bagian dari Batik Pesisir, karena Batik Pesisir lebih menggunakan merah, biru dan warna-warna cerah lainnya.

Pengaruh Budaya Tiongkok dan Belanda menjadi kunci terciptanya Batik Pesisir. Bahkan banyak Batik Pesisir yang menggunakan motif seperti burung hong, naga, kereta kuda, kapal, kupu-kupu, burung merak dan pipit yang tak lain adalah adaptasi dari Budaya Tiongkok.

Saat ini, Batik Pesisir adalah salah satu batik yang paling diminati, selain karena warna nya yang berani, motif dari batik pesisir-pun beda dari batik-batik lainnya. Salah satu Batik Pesisir yang paling diminati adalah batik dengan Motif Megamendung dari Cirebon dan Batik Lasem yang berwarna merah darah ayam. Bahkan karena pengaruh Budaya Cina yang kuat, Batik Lasem sering dinamakan sebagai Kain dari Tiongkok. (Aspertina)

Sekretariat Aspertina
EightyEight@Kasablanka Building Floor 32nd Unit A
Jl. Casablanca Raya Kav. 88
Jakarta 12870. INDONESIA

Phone :+62 21-29820200. Fax : +62 21-29820144

Copyrights © 2011-2016. Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia. All Rights Reserved.